City Tour, Wisata Alam, Kuliner hingga Belanja di Kuala Lumpur, Phi Phi Island & Bangkok

City Tour, Wisata Alam, Kuliner hingga Belanja di Kuala Lumpur, Phi Phi Island & Bangkok

Akhirnya impian sejak beberapa tahun lalu ingin mengunjungi Phi Phi island terwujud juga. Ada hal baru dari traveling kali ini, biasanya selalu berdua suami dan kadangkala berikut anak-anak, namun kali ini dapat teman jalan baru sahabat saya Titik.
Thanks aniway Titik for joining my trip😘

Masih seperti konsep perjalanan yang sudah sudah :
if any airplane discount, I will travel

Alias.. kalo murah ya brangkaat..😄
Dan kali ini Air Asia menjadi maskapai pilihan.

Rute kami kali ini :
Jakarta – Kuala Lumpur – Phuket – Bangkok – Jakarta

Mampir ke kuala lumpur karena harga tiket direct Jakarta – Phuket sudah cukup tinggi, jika dimodifikasi dengan transit di Kuala Lumpur menjadi jauh lebih murah. Beli tiketnya udah cukup mepet, 10 hari sebelum keberangkatan. Saya pikir juga tidak ada ruginya main dan kuliner sebentar di Kuala Lumpur.

Semalam di Kuala Lumpur
Mumpung nginap di Kuala Lumpur, saya manfaatkan untuk mencoba menginap di The Face Platinum Home Suite, yang memiliki rooftop pool dengan view cantik ke Twin Tower & KL Tower.

Amazing Rooftop Pool View
Amazing Rooftop Pool View

Ternyata bukan hanya kolam renangnya saja yang spektakuler, dengan membayar harga ngga nyampe Rp. 700 ribu, kami bukan hanya memperoleh kamar double namun sebuah penthouse yang lengkap dengan kitchen set, mesin cuci, living room, kamar luas kapasitas tidur 4 orang, walking closet dan kamar mandi luas. Plus lagi jendela full kaca dengan city view😍😍😍

Hal ini jadi merusak itinerary yang seharusnya jalan jalan ke kota akhirnya malah mager alias malas gerak dan jadilah kami leyeh leyeh di kamar seharian karena ga mau rugi kehilangan moment menikmati fasilitas kamar😄😂

Info The Face Platinum Suite, baca artikel : Review Victoria Home Platinum Suite Kuala Lumpur

Puas Keliling KL naik Bus Wisata Gratis Go KL
Karena niatnya transit di KL jadi harus diupayakan agar tidak melakukan pengeluaran besar namun tetap enjoy. Akhirnya kami manfaatkan naik turun bus wisata gratis bernama GO KL.
Eeitts.. jangan salah. Walau gratis kita nyaman banget loh. Bukan hanya ada ac tapi juga ada free wifi juga. Ajiib banget kaan😍😄

Tempat-tempat wisata pusat kota hampir semua dilalui oleh bus ini.
* KLCC (PETRONAS Twin Towers)
* Pavilion
* Masjid Negara (National Mosque)
* Masjid Jamek
* Pasar Seni atau Central Market
* Dataran Merdeka
* KL Tower

Baca juga artikel :
Step by Step menggunakan transportasi umum di Kuala Lumpur

Sambil menikmati keliling kota Kuala Lumpur dari dalam Bus, kami sempatkan mampir untuk shalat zuhur di Masjid Jamek yang memiliki arsitektur indah ala India. Masjid ini tidak terlalu luas namun cantik.

Masjid Jamek dengan Arsitektur India
Masjid Jamek dengan Arsitektur India

Malam hari kami berangkat ke Phuket dan menginap di hotel transit dekat bandara.

Phi Phi Islands, My Dream Destination
Perjalanan menggunakan ferry dari Phuket ke Phi Phi memakan waktu 2 jam, namun setengah jam sebelum sampai di Phi Phi, pulau indah atau bukit bukit batu tinggi yang menjadi ciri khas Phi Phi Island mulai terlihat.

Alt Text
Pemandangan Indah di setiap sisi

Kepulauan Phi Phi memiliki banyak pantai indah yang memanjakan mata. Namun karena keterbatasan waktu, kami hanya mengunjungi 3 pantai berjarak dekat karena hanya menyewa perahu selama 4 jam.

1. Maya Bay, The Famous Beach
Maya Bay menjadi sangat terkenal sejak muncul di film The Beach Leonardo Dicaprio. Tidak salah jika pantai ini menjadi disukai turis, pemandangannya sangat indah dengan pantai landai yang luas hingga jauh ke tengah laut dengan warna air biru turquoise, diapit oleh 2 barisan bukit batu seperti membentuk gerbang memasuki pantai ini. Pasirnya yang sangat putih dan lembut sekali hingga saat kita berjalan serasa menginjak tepung. Ditambah lagi dengan bentuk karang di pinggir pantai yang unik semakin melengkapi keindahan pantai ini. Pemandangan 360 derajat menjadi terlihat indah. Tidak heran jika seluruh pengunjung dari asia, afrika, eropa, hingga amerika latin sangat sibuk rebutan berfoto di setiap angle pantai. Tidak terkecuali kami😄

Maya Bay di Pagi Hari, belum terlalu ramai
Maya Bay di Pagi Hari, belum terlalu ramai

2. Pemandangan Spektakuler Lo Samah Bay
Awalnya saya kira Maya Bay merupakan pantai tercantik di Phi Phi, namun saat perjalanan dilanjutkan ke Lo Samah Bay napas kami sempat terhenti karena takjub dengan keindahan pemandangannya. Barisan bukit batu tinggi berwarna hijau berdiri sangat gagah di ujung lautan luas berwarna biru turquoise terlihat sangat kontras dan stand out.

Banyak kapal yang berhenti di sini, hampir sama ramainya dengan Maya Bay. Tidak tahan untuk melewatkan keindahan tersebut, kamipun mencoba membuat kenangan foto unik dengan berdiri berdua di ujung kapal sambil berpunggungan. Hal ini ternyata secara spontan sempat membuat kehebohan di sana dimana para pengunjung di perahu lain bertepuk tangan dan bersiul melihat gaya kami. Hahaa.. ampuuun duo emak emak bikin kehebohan di Phi Phi.
Namun setelah kehebohan tersebut banyak bule-bule ABG yang meniru gaya kami berfoto berdiri di ujung kapal. Emak emak bisa juga jadi trend setter😄😂

Duo Emak Tukang Jalan
Duo Emak Tukang Jalan

3. Pi Leh Bay, Hidden Paradise in Phi Phi
Pemandangan di sini tidak spektakuler, namun sangat indah, tenang dan bikin ga mau pulang. Pantainya tersembunyi menjorok ke dalam, untuk mencapainya melalui gerbang bukit batu di kiri dan kanan yang membentuk seperti lorong dan akhirnya terlihatlah pantai kecil ini. Mirip dengan Maya Bay namun lebih sepi, kecil dan terasa hening karena agak tersembunyi.

Bukit yang membetuk gerbang menuju Pi Leh Bay
Bukit yang membetuk gerbang menuju Pi Leh Bay

Tempat ini cocok untuk melakukan snorkeling. Airnya landai hanya sepinggang hingga jauh ke tengah laut dengan air bening berwarna biru turqouise.

Kami sangat betah berlama lama di pantai ini karena tidak banyak turis yang berkunjung sehingga sangat nyaman untuk piknik sambil menikmati bekal makanan yang kami bawa.

Mumpung sepi, puas-puasin snorkeling dan foto-foto
Mumpung sepi, puas-puasin snorkeling dan foto-foto

Sebenarnya masih banyak pantai cantik lainnya di Phi Phi namun dengan kunjungan 3 pantai ini saja kami sudah sangat puas dan happy banget. Apalagi dapat menikmati pantai dalam kondisi sepi karena kami sewa kapal private dan berangkat pagi hari dari Phi Phi, sehingga terhindar dari suasana crowded yang mengurangi keindahan pantai.

Tips mendapatkan suasana pantai sepi di Phi Phi islands, baca artikel : Panduan Lengkap Wisata Phuket & Phi Phi Island

Sore hari di Phuket kami minta sopir taksi untuk mampir di Phuket Old Town sekedar ingin melihat suasananya.

Suasana Phuket Old Town
Suasana Phuket Old Town

Bangkok Surga Belanja dan Kuliner

Sabtu kami berangkat dengan pesawat pagi ke Bangkok agar dapat mampir ke weekend market Chatuchack. Dari Bandara Don Mueang kami naik Bus no. 42 ke halte Mo Chit (lokasinya di bawah stasiun BTS Mo Chit) yang berada tepat di seberang Chatuchack tujuan wisata belanja kami hari itu. Pasar grosir ini hanya buka Sabtu dan Minggu dari pagi hingga pukul 4 sore.

Untungnya di halte terdapat locker penitipan koper dan barang dengan berbagai ukuran. Untuk ukuran L (koper medium) sewanya 40 Bath per jam atau 240 Bath untuk seharian. Agar tidak repot berbelanja kami menitipkan barang-barang di locker tersebut.

1. Kalap Belanja di Chatuchack
Akhirnya kami membuktikan kebenaran cerita orang-orang yang kalap belanja di Chatuchack. Selain bagus, unik & kualitas bagus, harga produk di sini sangat murah 50% hingga 70% dibandingkan harga di Jakarta😱😱 Mulai dari fashion, tas, pernak pernik, aksesoris hingga thai tea kemasan tersedia di sini.

Habis kalap belanja, kami menikmati makan siang mantap di restoran halal di Restoran Saman Halal. Lokasinya persis di depan clock tower yang ada di tengah chatuchack. Jadi tidak susah menemukannya.

Restoran Halal di Chatuchack
Restoran Halal di Chatuchack

Porsi di resto ini jumbo, makanannya mantaap.. kami pesan tom yam gong isinya udang galah, ikan kerapu, cumi dan kepiting. Mantaap kan😍😍

2. Kuliner Halal di Phaya Thai
Kami menginap di daerah Phaya Thai dekat dengan masjid Darul Aman. Pertimbangannya agar bisa menikmati foodstreet halal di sekitaran masjid yang dijual oleh muslim Thailand.

Pagi jam 6 mereka sudah mulai berjualan. Mulai dari nasi minyak dengan ayam goreng kari, sop bening dengan bihun & daging (mirip pho makanan vietnam), gorengan bakso, sosis, salad seafood, sate daging dan ayam ala Thailand hingga bubur ayam.

Malam hari menunya beda lagi yang dijual, yaitu tom yum seafood, nasi goreng seafood, martabak, thai tea dan lain lain. Harganya sangat bersahabat di kantong.

3. Menikmati Malam di Asiatique
Malam hari kami isi dengan mengunjungi Asiatique, pasar malam yang berada di pinggir sungai. Untuk mengunjungi tempat ini, harus dengan kapal. Tersedia fasilitas free boat dan jika ingin boat berbayar juga ada. Dari Phaya Thai kami naik BTS menuju Saphan Taksin. Turun dari stasiun BTS, jalan menuju dermaga boat, ambil jalur paling kiri jika ingin naik free boat.

Bagi yang ingin melakukan tour ke Wat Arun, Wat Pho dan Grand Palace, bisa berangkat dari sini dengan mengambil paket hop on hop off boat seharga 280 Bath yang berlaku seharian naik turun boat.

View Asiatique dari Sungai
View Asiatique dari Sungai

Pemandangan malam dari boat cukup menyenangkan dengan lalu lalang kapal yang dihiasi lampu serta lampu bianglala dari Asiatique yang terlihat indah. Suasana Asiatique dipenuhi dengan cafe dan restoran dengan suasana western.

Perjalanan kami berakhir di Bangkok. Happy banget dapat semua wisata😍😍 Alam, Kota, Kuliner dan Belanja..

Alhamdulillah..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *